PRESERVE OUR CORALS Program Transplantasi Karang- WELCOME TO CORALS TRANSPLANTATION SITE "Lestarikan Terumbu Karang - SUPPORT OUR CORALS " BAHARU MINDA BAHARI

Rabu, 25 Juni 2008

Jembatan Ali Haji

Pengembangan Usaha Jasa Wisata

Batam, 14 June 2008

Gerbang utama untuk menuju Kecamatan Galang adalah jembatan Ali Haji. Ia merupakan maskot kota Batam. Jembatan ini merupakan penghubung antara Pulau Batam dan Barelang. Menjulang kokoh di antara bentang Panorama alam di sekitar jembatan. Ini cukup menarik. Laut biru membentang luas dengan pulau-pulau nan hijau laksana untaian zamrud.

Senin, 02 Juni 2008

PENERAPAN CORAL ADOPTION






JUNI 2008.........................................



bagi INDONESIAKU UNtuK hARI liNGKuNGAN




aPAkAH aNDA oRAnGnya ?



DICARI !!!


ORANG YANG BERMINAT MENJADI BAPAK ANGKAT BAGI 400 KARANG TRANSPLANT YANG TELAH DITANAM DI LAUT PULAU ABANG !!!


kARaNg tRANsPLaN yAnG diTAnAM tERSeBUT mENunggu uLUrAN tANGan aNdA AgaR DaPAT terUS DI MoNiToring dan MEnDAPat kESeMPATAN untUK kEHIDUPAN yANG lEBIH lAYak



sELANJUtnYA ....




cANGKOkan kaRAng TERsebuT aKAN mENJAdi sUMbeR dari kARANG kARANg bARu yanG aKaN DiTAnAM pADa lOkASI kebuN kARANG dengan mENGgUNaKAN mETODE paRA net




kAMI jUGA mENUngGU iNVEStasi aNDa baGI lAUT kITa,




HUBUNGI KAMI DI :
0778-753 4909 atau 0852 6504 5412
email : andrylaksana@yahoo.com


PROGRAM TRANSPLANTASI KARANG
YAYASAN LAKSANA SAMUDERA
KOMP.TAMAN SARI BLOK A 15 TIBAN - BATAM


MARI PERBANYAK KARANG DI LAUT KITA - LESTARI KARANG SAMUDERA

Selasa, 20 Mei 2008

Sedimentasi dan Alga

Transplantasi Karang - Monitoring
Pulau Abang, April 2008









Kelompok Penanam Karang Pemuda Pulau Abang melakukan Kegiatan monitoring secara rutin. Jadwal monitoring yaitu 4 kali dalam sebulan. Tujuan monitoring adalah untuk melihat kondisi pertumbuhan transplant karang. Untuk membersihkan alga dan sedimentasi digunakan pengerik.
Untuk memudahkan monitoring pemuda dan tim memberikan penomoran pada setiap karang transplant. Hasil awal monitoring transplant karang bertahan hidup. Secara keseluruhan dari 400 karang yang ditanam di dua lokasi Pulau Abang dan Air Saga yang mati yaitu sebanyak 20 batang karang.
Namun, alga menutupi artificial. Ini dikhawatirkan menjadi competitor dalam mendapatkan sinar matahari. Sedimentasi dan alga menutupi hampir seluruh permukaan artificial. Pembersihan yang dilakukan hanya mampu membersihkan alga dan sedimentasi pada karang yang ditanam.
Untuk itu perlu peningkatan upaya monitoring dan cara baru untuk penyelamatan karang indukan lainnya.

Ekowisata Bahari dan Tantangannya

Pengembangan Usaha Jasa Wisata

Pulau Abang, Mei 2008

Pemberitaan media massa baik cetak dan elektronik tentang keindahan bawah laut Pulau Abang telah menarik minat beberapa pihak. Salah satunya pihak Malaysia. Tim survey tour and travel di batam datang untuk melihat kondisi kelurahan pulau Abang.
Fasilitator lapangan memberikan masukan agar pemuda berperan aktif mendampingi sebagai guide. Tugas ini diserahkan pada ketua dan wakil ketua serta seorang anggota karang taruna kelurahan Pulau Abang. Tujuan dari pendampingan tim survey tersebut untuk melatih mental dan kepercayaan pemuda dalam menghadapi wisatawan yang akan berkunjung nantinya pada tanggal 25 Mei 2008 sebanyak 30 orang.
Kondisi kelurahan juga harus dibenahi baik dari segi kebersihan dan keindahan untuk itu perlu dilakukan gotong royong rutin. Dengan masukan ini pemuda sudah mengatur dan menjadwalkan kegiatan gotong royong. Gotong royong ini meliputi kebersihan sampah, mempersiapkan rumah-rumah yang dijadikan sebagai tempat para wisatawan menginap.
Dengan adanya kunjungan wisatawan dari Malaysia, ff memanfaatkannya sebagai moment untuk menggugah para pemuda untuk menyadari peran dan kesiapannya dalam menghadapi perkembangan ini. Apakah pemuda hanya sebagai penonton atau sebagai ujung tombak dari perkembangan ini. Di samping itu ff juga mengajak pemuda-pemuda untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan ketua LPSTK dan Lurah Pulau Abang sebagai tambahan motivasi. Dari proses motivasi ini terlihat adanya semangat baru dan gairah para pemuda dalam menghadapi Pulau Abang sebagai Kawasan Wisata Bahari Berbasis Masyarakat.

Selasa, 22 April 2008

PENAWARAN TELAH DITUTUP 24 APRIL 2008

BONUS BAGI PENGUNJUNG SITUS INI
$$$$ door prize !!!

Trip P.Sangyang dari Planet Diving di bulan April 2008 - untuk 1 orang

BILA ADA YANG BERMINAT DAPAT MENGHUBUNGI SAYA
di andrylaksana@yahoo.com
email dengan alamat yang jelas akan dilayani ****

@@@@AYO BURUAN.... KUPON CUMA 1 !!!!!!!!

YANG BERUNTUNG :
Lucia Soedardi (UCI)
Business Manager
WoofWoofBeat

TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASINYA




Jelajah Dunia Bawah Laut Pulau Abang

Pulau Abang, 22 April 2008

Selam - Tim penyelam yang terdiri atas profesional dan Laksana Samudera turun ke Kelurahan Pulau Abang untuk melakukan pemotretan. Menurut Ivan, juru bicara tim selam dari PMO (Project Manajement Officer) Coremap II Jakarta. Pemotretan tersebut bertujuan untuk melihat keunikan laut Pulau Abang dan ancamannya. Ini adalah bahan untuk promosi wisata bahari yang akan dicetak dalam bentuk buku. Tim penyelam tersebut memiliki keahlian dalam hal pemotretan, dll. Turut mendampingi Ivan yaitu Igor Instruktur PADI (Organisasi Selam Internasional).
Diskusi ringan dilakukan di kantor Laksana Samudera di Komp. Taman Sari Batam berkenaan dengan informasi lokasi. Hadir dalam diskusi SFF Coremap II Batam, FF Pulau Abang, Manager dan staf Program transplantasi karang dan tim ahli selam Laksana Samudera.
Diskusi tersebut berlangsung hangat dan menarik karena ada tantangan untuk melihat "ikan keretang" di Pulau Nguan. Ikan mitos dengan bobot 3 ton ini adalah ikan kerapu yang menurut masyarakat telah menjadi "puaka".
Tujuan pemotretan ini sejalan dengan rencana Pemerintah Kota Batam untuk Visit Batam 2010. Terutama konsep pengembangan Pulau Abang menjadi kawasan wisata bahari yang diusung oleh pemerintah kota Batam.

keretang : kerapu

puaka : siluman

PERINGATI HARI BUMI DENGAN MONITORING KARANG TRANSPLAN

Pulau Abang, 21 April 2008

Pemuda Kelurahan Pulau Abang turut serta pada Peringatan hari bumi. Mereka melakukan pemantauan karang transplant yang ditanam pada Maret 2008 lalu. Sebanyak 400 karang transplant pada 400 media artificial telah ditanam di perairan laut Kelurahan Pulau Abang. 20 orang pemuda Kelurahan Pulau Abang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Peralatan yang digunakan seadanya yaitu berupa masker dan snorkle. Menggunakan pompong mereka melihat karang transplant yang mereka tanam. Selain pemantauan mereka membersihkan debu dan kotoran yang melekat pada karang transplant dengan mengipas-ngipas karang tersebut.
Kegiatan pemantauan karang ini menjadi tanggung jawab kelompok penanam karang. Hal ini meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya keberadaan terumbu karang